2005, Telkom Kuasai 55% Pangsa Pasar SLI
Investor Indonesia, 11 Nopember 2004

JAKARTA, Investor Daily Online

Pengamat telekomunikasi, Heru Sutadi memperkirakan pada tahun 2005, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) akan mengungguli pangsa pasar (market share) sambungan langsung internasional (SLI) PT Indosat Tbk.

“Telkom dapat menguasai pangsa pasar SLI tahun 2005. Tapi, selisihnya tidak signifikan, perkiraan saya Telkom menguasai sekitar 54 hingga 55 persen market share,” tutur Heru, kepada Investor Daily, Rabu (10/11), di Jakarta.

Ia menjelaskan, di tengah ketatnya persaingan memperebutkan kue bisnis SLI – Indosat memiliki dua kode akses yakni 001 dan 008, operator SLI harus mampu memuaskan konsumen. “Konsumen tidak peduli siapa operatornya, yang penting tarifnya murah,” katanya.

Heru menambahkan, persaingan ditentukan oleh kualitas layanan, kualitas jaringan, tarif SLI dan iklan. “Plus strategi pemasaran. Telkom 007 cukup gencar melakukan pemasaran,” tutur dia. Kue bisnis SLI tahun 2004 diperkirakan mencapai Rp 2 triliun. Dari nilai tersebut, Telkom menargetkan pendapatan sekitar Rp 519 miliar. Dengan asumsi terjadi peningkatan 20%, nilai kue SLI 2005 diperkirakan mencapai Rp 2,4 triliun.

Telkom yang meluncurkan SLI Telkom International Call (TIC) 007 pada Juni 2004, tahun depan akan menjajaki perluasan akses ke 20 negara.

Baru-baru ini Telkom telah mengandeng Saudi Arabia Telecom guna membidik penggunaan SLI oleh para jemaah haji. Menurut Direktur Bisnis Jaringan Telkom, Abdul Haris, jemaah haji bisa menggunakan kartu prabayar (prepaid card) untuk menelepon keluarganya dari Saudi Arabia.

Ia mengatakan, kartu prabayar tersebut dapat dibeli oleh jemaah Haji di Jakarta, dengan nilai nominal mulai Rp 50 ribu hingga Rp 200 ribu. Menurut Heru, langkah sejenis sesungguhnya telah dilakukan oleh Indosat. “Yang penting adalah jika Telkom mampu membuat layanan collect call lebih baik bagi para jemaah haji,” tuturnya.

Jemaah haji, tambah Heru, cenderung menghubungi keluarga di Tanah Air dengan pola collect call (pembayaran pulsa telepon oleh penerima panggilan,red).

 

 

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang
Boleh Mengutip, Memperbanyak dan Menyebarkannya
dengan Mencantumkan Sumbernya

2004 © Heru Production